Ret-ret Mendalam Siswa Kelas IX SMP Katolik Rajawali

0 Views 0 Comments 16 November 2025

Suasana sejuk dan hening di Panti Samadi Malino menjadi saksi bisu perjalanan spiritual siswa-siswi kelas IX SMP Katolik Rajawali Makassar. Dalam rangka mempersiapkan diri secara mental dan rohani menjelang kelulusan, mereka mengikuti kegiatan ret-ret yang sarat makna dan refleksi.Kegiatan ini dirancang secara intensif dan dibagi menjadi tiga gelombang untuk memastikan setiap siswa mendapatkan pengalaman yang fokus dan mendalam.

Proses pendalaman iman ini dipandu langsung oleh dua sosok rohaniwan yang berdedikasi, yaitu Pastor Bonifasius MSC dan Pastor Ferdianandus Paulus N.T. Dengan bimbingan mereka, para siswa diajak untuk menyelami kembali perjalanan hidup mereka, merenungkan nilai-nilai iman, dan membangun komitmen baru untuk masa depan.Kehadiran kedua pastor tersebut memberikan warna tersendiri, membawakan materi dengan gaya yang relevan bagi kaum muda, namun tetap mengena pada esensi spiritualitas Katolik.

Selama berada di Panti Samadi, para siswa tidak hanya berdiam diri, tetapi mengikuti serangkaian agenda yang telah disusun untuk menuntun mereka pada refleksi diri yang utuh. Rangkaian kegiatan utama meliputi:

  1. Misa Pembuka: Ret-ret secara resmi dibuka dengan perayaan Ekaristi. Misa ini menjadi momentum penyerahan diri, memohon bimbingan Roh Kudus agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan setiap peserta terbuka hatinya untuk menerima rahmat.
  2. Sesi Materi Ret-ret: Ini adalah inti dari kegiatan. Pastor Bonifasius MSC dan Pastor Ferdianandus Paulus N.T. secara bergantian membawakan sesi-sesi materi. Para siswa diajak untuk berefleksi tentang tema-tema seperti pengenalan diri, hubungan dengan Tuhan, keluarga, sesama, serta bagaimana menghadapi tantangan zaman sebagai seorang pelajar Katolik.
  3. Malam Refleksi: Menjelang malam, suasana hening Panti Samadi dimanfaatkan untuk kegiatan Malam Refleksi. Dalam keheningan dan kekhusyukan, para siswa dipandu untuk melihat ke dalam diri (introspeksi), mengakui kekurangan, mensyukuri berkat, dan merumuskan niat-niat baru. Momen ini seringkali menjadi puncak emosional di mana siswa dapat merasakan kedekatan personal dengan Tuhan.
  4. Misa Penutup: Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan Misa Penutup. Perayaan Ekaristi ini menjadi ungkapan syukur atas segala rahmat yang telah diterima selama ret-ret. Ini juga menjadi momen pengutusan, di mana para siswa diutus kembali ke kehidupan sehari-hari—ke sekolah, keluarga, dan masyarakat—dengan semangat baru dan komitmen iman yang telah diperbarui.

Kegiatan ret-ret di Panti Samadi Malino ini diharapkan tidak hanya menjadi kenangan, tetapi menjadi titik tolak bagi para siswa kelas IX SMP Katolik Rajawali. Mereka kembali ke Makassar bukan hanya dengan oleh-oleh hawa sejuk Malino, tetapi dengan hati yang telah disegarkan, iman yang dikuatkan, dan semangat baru untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Blog Author Image

Written by

Ika Veronika, S.Pd

SMP Katolik Rajawali Makassar

Comments(0)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *